Jangan Sampai Tertipu dalam Membeli Rumah Murah, Perhatikan Hal-Hal Berikut Terlebih Dahulu

Mencari rumah murah di Tangerang yang sesuai dengan keinginan dan bujet memang cukup sulit. Terlebih dengan adanya kenaikan harga properti yang terus melambung tinggi terjadi di setiap tahunnya.

Untuk menyiasati hal ini, kamu akan diberikan pilihan pembayaran apakah dengan menggunakan sistem KPR, tunai keras (hard cash), atau tunai bertahap (cash instalment). Semua sistem pembayaran dan pelunasan tersebut memiliki konsekuensi dan kelebihannya masing-masing.

Tips Memilih Rumah Murah dengan Fasilitas yang Bagus

Selain masalah pembayaran yang sudah disebutkan sebelumnya, membeli rumah murah juga perlu pertimbangan lain yang harus dipikirkan.

1. Kredibilitas Pengembang

Dalam memilih perumahan murah yang terpercaya, pengembang merupakan salah satu pihak kunci yang menentukan hasil akhir rumah impianmu.

Cari tahu terlebih dahulu kredibilitas pengembang dengan mengunjungi situs resminya di internet serta membaca review pengguna jasanya. Pastikan pula bahwa tidak ada catatan hitam yang menunjukkan proyek mangkrak yang pernah dikerjakannya.

2. Cari lokasi di Pinggiran Kota

Untuk mendapatkan rumah murah dengan kualitas yang diidamkandan berlokasi di tengah Kota Jakarta memang hal yang terdengar mustahil. Untuk menyiasatinya, kamu bisa memilih lokasi perumahan di kawasan pinggiran Ibu Kota.

Salah satu rekomendasi rumah murah di Tangerang bisa kamu temukan dengan perantara teman ataupun sosial media. Yang jelas, kualitas perumahan di daerah ini tidak kalah dengan kawasan lainnya meskipun dengan harga miring.

3. Perhatikan Aspek Keselamatan

Meskipun berharga murah, kamu perlu pastikan bahwa bangunan serta material yang dipakai berkualitas dan aman untuk penggunaan jangka panjang.

4. Cek Legalitas Perumahan

Jika kamu memutuskan untuk membeli unit rumah murah di Tangerang, maka legalitas dan status perumahan patut menjadi perhatian.

Pastikan bahwa rumah dilengkapi dengan dokumen seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), Sertifikat Hak Pakai (SHP), dan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Jika kamu membeli rumah second, pastikan pula bahwa kepemilikan rumah atas nama penjual dan sedang tidak terikat jaminan perbankan.