Fumigasi Kopi Menggunakan Obat Kutu Kopi

 

 

 

 

Fumigasi kopi – obat kutu kopi – kopi adalah hasil perkebunan yang memiliki potensi kerusakan akibat serangan dari hama seperti kutu kopi. Kualitas kopi yang terserang oleh hama akan menjadi rusak dan menurunkan nilai jualnya.

Tidak semua kopi bisa terserang oleh kutu kopi, kopi yang mudah terserang oleh kutu kopi adalah yang tidak dilakukan pengontrolan terhadap hama dengan baik.

Pengontrolan terhadap hama pada kopi khususnya kutu kopi dapat dilakukan dengan fumigasi kopi menggunakan obat kutu kopi dan berikut ini adalah penjelasan singkatnya.

Obat kutu kopi

Tindakan fumigasi kopi merupakan alternatif terakhir yang dilakukan untuk mengendalikan hama pada kopi. Obat kutu kopi merupakan fumigan yang digunakan dalam proses fumigasi kopi dan berfungsi untuk mereduksi populasi dari kutu kopi.

Obat kutu kopi juga memiliki risiko terhadap kesehatan manusia akibat adanya residu yang tertinggal pada saat proses fumigasi kopi dilakukan.

Oleh karena itu, penggunaan obat kutu kopi dalam fumigasi kopi harus dilakukan oleh seorang profesional atau pihak yang telah berpengalaman dalam menangani hama kutu kopi dengan fumigasi kopi menggunakan obat kutu kopi.

Jenis obat kutu kopi

Obat kutu kopi yang digunakan untuk fumigasi kopi ada beberapa macam berdasarkan jenis bahan aktif yang terkandung di dalamnya.

Pada umumnya, obat kutu kopi yang sering digunakan mengandung bahan aktif yaitu metil bromida. Metil bromida terkenal memiliki tingkat keamanan dan penggunaan yang aman dan mudah digunakan.

Namun, metil bromida memiliki kelemahan yaitu tidak dapat digunakan untuk proses fumigasi bahan pangan seperti kopi. Hal ini karena metil bromida mengandung bahan beracun atau toksik yaitu kloropikrin.

Selain itu, ion pada metil bromida juga memiliki dampak buruk bagi lingkungan yaitu mengakibatkan kerusakan lapisan ozon bumi, sehingga pada tahun 2015, penggunaan metil bromida dilarang di seluruh dunia.

Alternatif obat kutu kopi

Obat kutu kopi yang digunakan untuk fumigasi kopi harus bersifat aman untuk konsumen maupun lingkungan.

Alternatif obat kutu kopi yang telah memenuhi syarat keamanan terhadap kesehatan maupun lingkungan yaitu yang memiliki kandungan bahan aktif berupa fosfin.

Fosfin merupakan bahan aktif yang merupakan turunan dari aluminium fosfida. Obat kutu kopi yang mengandung fosfin ini saat ini sudah dikemas dalam berbagai bentuk dan salah satu inovasi yang paling baru yaitu dalam bentuk tablet.

Obat kutu kopi dalam bentuk tablet bereaksi melalui proses penyubliman yaitu perubahan bentuk dari padat menjadi gas. Nah, gas inilah yang mengandung bahan aktif berupa fosfin yang bersifat beracun bagi kutu kopi yang merupakan bahan utama untuk melakukan fumigasi kopi.

 

Penggunaan obat kutu kopi dalam bentuk tablet digunakan dengan cara meletakkan beberapa butir tablet di setiap meter gudang penyimpanan kopi. Biasanya, cukup meletakkan sekitar 2-3 butir tablet obat kutu kopi tiap meter area yang dilakukan fumigasi kopi.

Proses fumigasi kopi dengan obat kutu kopi berbentuk tablet memakan waktu selama 3 hari 3 malam, sehingga Anda harus memastikan agar selama waktu tersebut tidak membuka ruangan yang sedang difumigasi agar proses kerja obat kutu kopi tersebut bisa berjalan dengan maksimal.

Selain berbentuk tablet, obat kutu kopi juga tersedia dalam bentuk gas cair dan dikenal dengan nama fumilikuid.

Fumilikuid digunakan dengan cara menutupi kopi yang akan difumigasi dengan plastik penutup yang telah diberi lubang-lubang kecil atau pori-pori untuk tempat masuknya selang.

Selanjutnya, selang fumigasi dimasukkan ke dalam plastik penutup tersebut dan proses fumigasi kopi dapat dimulai. Obat kutu kopi dalam bentuk gas cair ini akan bekerja dengan reaksi evaporasi yaitu perubahan wujud dari cair menjadi gas. Nah, gas inilah yang mengandung bahan aktif fosfin yang berguna untuk mematikan kutu kopi.

Proses fumigasi kopi dengan menggunakan fumilikuid memakan waktu yang lebih singkat daripada dengan menggunakan bentuk tablet yaitu berlangsung selama 20 jam.